Ndoleki

6 Jan 2012

puisipuisi


Kau Puntung



Sehelai asapmu mengentalkan sesak yang nyinyir
dan tembakau memiliki rohmu
menebar jala bergelombang
di bawah rindang pohon bunga desember
mempermainkan bayangbayang batu karang
           
Kau, puntung
            terlalu banyak merokok
            pembuluh darahmu membenamkan otak
            menggiring ginjal
            yang bercinta sebentar dengan mata dan jantung
            tenggelam dalam rahim basi
            berpenyakitan

mungkin, memang mati
yang kau cari
sehingga mudah
kau membuka mulut tuhan
menjelma cerita sejarah tentang
tololnya manusia menerima candu

kelak,
Seorang istri menjemput suaminya
   dengan lubang yang  makin membesar
   di dadanya


Malang, 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar